Ini Semua Tentang Rindu

Ini Semua Tentang Rindu
Share
Pekat kabut tebal pagi yang menyelimuti pegunungan ditimur indonesia ini memekik dada dan menusuk kedalam hati. Ingin rasanya mendengar tangisan dan rengekan akan pintamu yang memaksa. Ahh sudahlah mungkin jiwa lemahku sedang melanda, tapi fikirku terus melayang jauh ke asalmula ku, terlihat lambaian sayang mendoa langkah dan deruku, wajah 2 insan yang kutinggal sendu menanti di asal mulaku.


Ah bukan puisi bukan pula narasi hidupku yang cengen mengharap belaskasih orang lain, namun sekuat lelaki melangkah jauh, lemah dan keluh pun akhirnya mengalahkan gagahnya gunung luasnya langit. Alami rindu terberat yang hampir membuatku tak berdaya, ingin bersu namun apa daya.

Hai bidadari bidadari semangat hidupku, hidupkanlah kembali semangat perjuanganku demi asa kita bersama, ak lelaki tak sempurna namun memiliki daya intuk kebahagiaan itu. Teriring kata cinta kutitipkan kepada angin yang melewati hatiku, semoga keluh rindu sampai ke hati sanubarimu.

6 Responses to "Ini Semua Tentang Rindu"

  1. Sahduuuuuu. Dan semoga bidadari-bidadari dalam hidup Mas Alfan tetap menjadi penyemangat sampai selamanya. Amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiinn kalo yamg ini asli curhat mba hehehehehe

      Hapus
  2. aku sih....YES
    jIKA RINDU YANG MEMBARA ITU AKAN TIBA DIHARIBAAN ORANG-ORANG YANG TERCINTA-NYA

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha komenya ikutan puisi-puisi gimana gitu

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel